Replika kehidupan yang senantiasa mengiringi setiap langkah kehidupan adalah jejak-jejak yang tertinggal yang menorehkan sesungging senyuman. Tinggalkanlah senyuman itu dengan berharap akan ada yang mengenangmu... Tapi, bukan berarti dengan pujian kita hidup, justru hidup itulah yang akan memberikan pujian sehingga saat hidup pun telah sirna, pujian itu masih berbekas dalam rupa kenangan. Berusahalah...
Minggu, 13 Februari 2011
Tanpa Judul
Alhamdulillah...
Ya Allah, hanya bagimu segala puji dan syukur...
Terima kasih Engkau telah memberikan jalan yang terbaik...
Lega untuk satu waktu, tapi esok belum berujung kan?
Hari ini pun belum berlalu...
Keep spirit, always...
Jumat, 04 Februari 2011
Hari Ini
Alhamdulillah....
Terima kasih semuanya atas segala doa dan dukungannya.
Semoga semuanya juga dimudahkan oleh Allah dalam menyelesaikan studi...
Semangatz.....
Terima kasih semuanya atas segala doa dan dukungannya.
Semoga semuanya juga dimudahkan oleh Allah dalam menyelesaikan studi...
Semangatz.....
Jumat, 21 Januari 2011
Nyanyian Rindu

Madah
(Hawari)
Anak-anakku...
Dengarlah ayahmu berpesan
Sebagai nasehat untukmu
Sebelum ayah memejamkan mata
Dan sebagai ingatanku dan kenanganmu
Anak-anakku yang tercinta...
Jika engkau alim, jadilah award kepada alam
semesta
Jika engkau jahil, bernaunglah di bawah cahaya
Jika engkau kaya, jadilah bank kepada masyarakat
Jika engkau miskin, berbanggalah untuk
keridhoan Tuhanmu
Hindarilah dari meminta-minta anakku, agar
terpelihara keizzahanmu
Biarlah kamu miskin di hadapan manusia, akan
tetapi kaya di hadapan Allah
Anak-anakku...
Jika engkau menjadi seorang saudagar, jauhilah
riba dan betulkanlah timbangan
Bertasamuhlah dalam jual beli
Dan jika kamu perlu mintalah kepada Allah agar
manusia tidak menghinamu
Dan jika engkau menjadi seorang pemimpin, jadilah
payung kepada umat
Rendahkanlah sayapmu
Dan jika engkau dipimpin, serahkanlah kepada
kebijaksanaan pemimpinmu
Anakku...
Jika engkau menjadi seorang pejuang,
banyakkanlah berdzikir kepada Allah
Hadapilah musuh, jangan melampaui
batas-batasNya
Anak-anakku...
Jika engkau menderita, berserahdirilah engkau
Itu tanda basyar dari Allah
Allah kasih kepadamu
Kasih Allah lebih kasih dari kasih seorang ibu
kepada anaknya
Itulah nasehat untukmu anak-anakku...
Sebagai bekalan hidup di hari depan nanti...
| Aril Juwanda ; Edo Purnando ; Rahmat Rizki ; Hajri Yansya ; Hendra Fransiska 4 Syawal 1431 H / 13 September 2010 (Idul Fitri) |
Kamis, 20 Januari 2011
Tuhan dan Tukang Cukur
Kisah dari folder "Rasnal Curhat" di laptop kesayanganku...
RESONANSI JIWA
===*****===
Suatu hari, seorang laki-laki, sebut saja Steve, datang ke sebuah barber shop untuk memotong rambut dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang hangat dengan tukang cukur yang melayaninya. Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan mereka, hingga akhirnya "Tuhan" jadi subjek pembicaraan.
"Hai tuan... Saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada. Seperti yang anda katakan tadi", ujar si tukang cukur.
Mendengar ungkapan itu, Steve terkejut dan bertanya,"Mengapa Anda berkata demikian?".
"Iya... Jika Tuhan itu ada, mengapa banyak orang yang sakit dan mengapa banyak anak-anak yang terlantar. Jika Tuhan itu ada, tentu tidak ada sakit dan penderitaan. Tuhan apa yang mengizinkan semua itu terjadi", ungkap si tukang cukur dengan nada tinggi.
Steve pun berpikir tentang apa yang baru saja diungkapkam si tukang cukur, namun ia sama sekali tidak memberi respon agar argumen tersebut tidak lebih meluas lagi.
***
Saat Steve keluar dari Barber Shop tersebut, tiba-tiba ia berpapasan dengan seorang laki-laki berambut panjang dan jenggotnya sangat lebat. Sepertinya ia sudah lama tidak pergi ke tukang cukur dan itu membuatnya terlihat sangat tidak rapih. Akhirnya Steve kembali masuk ke dalam Barber Shop dan kemudian berkata pada si tukang cukur,"Ternyata di dunia ini tidak ada yang namanya tukang cukur!.
Otomatis sang tukang cukur pun terkejut. "Bagaimana mungkin mereka tidak ada Tuan? Buktinya adalah saya. Saya ada disini dan saya adalah seorang tukang cukur", sanggah si tukang cukur.
Dan, Steve kembali berkata tegas,"Kalau mereka ada, tidak mungkin ada orang yang berambut panjang dan berjenggot lebat seperti bapat yang satu ini?.
"Ahh... Anda bisa saja Tuan. Tukang cukur itu selalu ada dimana-mana. Yang terjadi pada pria ini adalah bahwa ia tidak mau datang ke Barber Shop saya untuk dicukur", jawab si tukang cukur.
"Tepat...", tegas Steve. "Itulah poinnya. Sebenarnya Tuhan itu ada. Yang terjadi pada umat manusia adalah mereka tidak mau datang dan mencarinya. Itulah sebabnya mengapa tampak begitu banyak penderitaan di seluruh dunia ini".
===*****===
Terkadang kita terlalu gampang mengambil kesimpulan dari suatu hal yang tidak kita pikirkan secara mendalam... Menilai sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja...
Jumat, 14 Januari 2011
Shobahul Khoir...
Allaahumma aarinal haqqo haqqo warzuknattibaa'ah...
Wa aarinal baathila baathilan warzuknajtinaabah...
Ya Allah dengan rahmatMu aku mencoba memulai hari ini, berharap agar setiap aktivitas berbuah keridhoanMu, dan hanya kepadaMu hamba dikembalikan...
Bismillaahirrohmaanirrohiimi...
Semangat...
Langganan:
Postingan (Atom)